SEJARAH GENDING SRIWIJAYA
Gending Sriwijaya
" Di kala ku merindukan keluhuran dulu kala. Kutembangkan nyanyi dari lagu Gending Sriwijaya. Dalam seni kunikmatkan lagi zaman bahagia. Kuciptakan kembali dari kandungan Mahakala. Sriwijaya dengan asrama agung Sang Mahaguru. Tutur sabda dharma phala khirti dharma khirti. Berkumandang dari puncaknya Si Guntang Maha Meru. Menaburkan tuntunan suci Gautama Budha Shanti". Demikian, isi bait pertama syair lagu Gending Sriwijaya, yang disusun oleh Nungcik AR pada tahun 1940-an.
SUKU BESEMAH
SUKU BESEMAH
Besemah
suatu terminology lebih dikenal dekat dengan satu bentuk kebudayaan dan
suku yang berada disekitar gunung Dempo dan pegunungan Gumay. Wilayah
ini dikenal dengan Rena Besemah. Sedangkan untuk terminology politik dan
pemerintahan, dipergunakan nomenklatur Pasemah. Pada masa kolonial oleh
Inggris dan Belanda menyebutnya Pasumah, bahkan sampai sekarang
Pemerintah Republik Indonesia masih menyebutnya Pasemah.
Mau Bermukjiat, Pendeta Amerika Tewas Jadi Korban Kepalsuan Injil Markus
Ajaran
Bibel tentang mukjizat iman memakan korban. Seorang pendeta Kristen
Karismatik asal Amerika, tewas mengenaskan karena mengamalkan ayat Injil
itu.
Ayat Bibel yang diyakini sebagai mukjizat iman adalah Injil Markus 16:17-18:
“And
these signs shall follow them that believe… They shall take up
serpents; and if they drink any deadly thing, it shall not hurt them” (King James Version)
“Tanda-tanda
ini akan menyertai orang-orang yang percaya, ....mereka akan memegang
ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat
celaka” (Alkitab Terjemahan Baru).
“Sebagai bukti bahwa mereka percaya, ....kalau mereka memegang ular atau minum racun, mereka tidak akan mendapat celaka” (Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari)
Langganan:
Postingan (Atom)